KPPKBB Gelar Lokakarya, Pelantikan, dan Musyawarah Kerja Pengurus Periode 2025–2030

banner 468x60

Bogor | Mata Lensa Online.com

Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) menggelar kegiatan Lokakarya, Pelantikan, dan Musyawarah Kerja Pengurus KPPKBB Periode 2025–2030, Rabu (17/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung SBS Venue, Jalan Baru Terminal Leuwiliang, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Selama kurang lebih 20 tahun, masyarakat Bogor Barat menginginkan terbentuknya Kabupaten Bogor Barat sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB). Untuk mewujudkan aspirasi tersebut, KPPKBB terus melakukan konsolidasi dan penguatan kelembagaan, salah satunya melalui kegiatan pelantikan dan musyawarah kerja ini.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bogor Rudi Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade), Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, anggota DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana dan Azwar Anas, Ketua KPPKBB Yana Nurheryana, SH, SAg, MM, Ketua Panitia Penyelenggara, para camat, kepala desa, Ketua Apdesi dari 14 kecamatan di wilayah Bogor Barat, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Heri Gunawan, alim ulama, budayawan, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Bogor Rudi Susmanto, saat dikonfirmasi awak media, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Bogor Barat sebagai Daerah Otonomi Baru. Menurutnya, percepatan pembangunan harus dilakukan melalui strategi jangka panjang, bukan sekadar proyek tahunan.

“Pembangunan difokuskan pada infrastruktur dasar, terutama jalan dan fasilitas penunjang lainnya. Untuk infrastruktur jalan di wilayah Bogor Barat, anggaran dari Dinas PUPR mencapai sekitar Rp200 miliar, ditambah dari DKPP sekitar Rp100 miliar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut bertujuan untuk membuka akses ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan pelayanan publik di 14 kecamatan wilayah Bogor Barat. Seluruh program pembangunan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.

“Kami ingin masyarakat mengetahui secara detail apa yang sedang dan akan dibangun. Transparansi sangat penting agar tidak terjadi persepsi yang keliru,” pungkas Bupati Rudi.

Di tempat yang sama, salah satu tokoh masyarakat Bogor Barat, Willi atau yang akrab disapa Bang Willi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang telah lama dinantikan oleh masyarakat Bogor Barat.

“Pelantikan, lokakarya, dan musyawarah kerja yang dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Bogor menunjukkan adanya keseriusan pemerintah dalam menyikapi pembentukan Kabupaten Bogor Barat sebagai DOB,” ujarnya.

Menurut Bang Willi, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam pendalaman program kerja serta pembagian tugas yang jelas di masing-masing wilayah kecamatan di Bogor Barat.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat Bogor Barat, mulai dari organisasi kepemudaan, ormas, hingga LSM, untuk bersatu dan mendukung proses pemekaran.

“Mari kita bergandeng tangan, rapatkan barisan, tunjukkan kekompakan, patuhi aturan yang ada, dan dukung pemerintah. Jangan sampai ada pihak yang mengganggu proses pembentukan Kabupaten Bogor Barat. Kita wujudkan pemekaran ini agar berjalan sukses tanpa ekses,” tutupnya.

Penulis: Habib / Lukman

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *