Bogor | Mata Lensa Online.com
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor sejak Jumat malam (16/1/2026) menyebabkan debit air Sungai Ciliwung mengalami peningkatan signifikan. Kondisi tersebut membuat warga di bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, curah hujan tinggi terjadi hampir merata di sejumlah kecamatan, terutama di wilayah Bogor Selatan dan Bogor Timur. Peningkatan debit air mulai terpantau sejak pukul 22.00 WIB.
“Kami mencatat kenaikan muka air sungai, namun masih dalam status siaga. Tim terus melakukan pemantauan secara berkala,” ujar petugas BPBD Kabupaten Bogor.
Selain meningkatkan debit sungai, hujan deras juga menyebabkan beberapa titik rawan longsor, terutama di wilayah perbukitan. Petugas gabungan telah disiagakan untuk melakukan langkah antisipasi dan evakuasi jika diperlukan.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai saat hujan deras serta segera melapor jika terjadi tanda-tanda bencana alam. Pemerintah daerah juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam, termasuk tidak membuang sampah ke sungai, guna mengurangi risiko bencana.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut. (Supendi)










