Mengenal Candi Cangkuang, Situs Hindu Bersejarah di Garut

Candi Cangkuang, 8th century Shivaist Hindu temple, located in Leles, Garut Regency, West Java, Indonesia.
banner 468x60

Garut | Mata Lensa Online.com

Keberadaan situs sejarah menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya Nusantara. Salah satu destinasi yang masih menarik perhatian wisatawan adalah Candi Cangkuang yang terletak di wilayah Garut, Jawa Barat. Meski berukuran tidak terlalu besar, candi ini memiliki nilai sejarah dan edukasi yang tinggi bagi masyarakat, Senin (16/02/2026).

Candi yang diperkirakan berasal dari abad ke-8 ini merupakan peninggalan bercorak Hindu yang ditemukan kembali pada tahun 1960-an oleh para peneliti. Letaknya yang berada di tengah kawasan danau menjadikannya berbeda dari situs candi lain di Indonesia. Pengunjung harus menyeberang menggunakan rakit tradisional untuk mencapai lokasi, sehingga perjalanan menuju situs menjadi pengalaman wisata tersendiri.

Selain bangunan candi, kawasan sekitarnya juga dikenal dengan perkampungan adat yang masih menjaga tradisi leluhur. Warga setempat mempertahankan pola kehidupan sederhana serta nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Hal ini menjadikan kawasan tersebut tidak hanya sebagai tujuan wisata sejarah, tetapi juga sebagai tempat belajar budaya lokal.

Dalam beberapa tahun terakhir, kunjungan wisatawan ke lokasi ini dinilai cukup stabil, terutama saat musim liburan. Banyak pengunjung datang untuk mengenalkan sejarah kepada anak-anak maupun sekadar menikmati suasana alam yang tenang. Pengelola wisata berharap dukungan berbagai pihak dapat terus meningkatkan fasilitas tanpa mengurangi nilai keaslian situs.

Pelestarian situs bersejarah seperti ini dianggap penting untuk menjaga identitas budaya bangsa. Edukasi kepada generasi muda mengenai sejarah lokal dinilai mampu menumbuhkan rasa penghargaan terhadap warisan masa lalu sekaligus mendorong kesadaran untuk ikut menjaganya.

Dengan keunikan lokasi serta nilai sejarah yang dimiliki, Candi Cangkuang diharapkan tetap menjadi destinasi edukatif yang relevan dan menarik bagi masyarakat luas. (Supendi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *