Yogyakarta | Mata Lensa Online.com
Berdiri megah sejak abad ke-9, Candi Prambanan bukan hanya mahakarya arsitektur Hindu terbesar di Indonesia, tetapi juga menyimpan kisah legenda dan cerita mistis yang masih dipercaya sebagian masyarakat hingga kini, Sabtu 21 Februari 2026.
Sejarah Pembangunan
Candi Prambanan dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Kuno sebagai bentuk penghormatan kepada Trimurti: Brahma, Wisnu, dan Siwa. Kompleks candi ini sempat terbengkalai akibat bencana alam dan perpindahan pusat kekuasaan, sebelum akhirnya ditemukan kembali dan dipugar pada masa kolonial.
Keindahan relief yang terpahat di dinding candi menggambarkan kisah Ramayana, yang hingga kini dipentaskan secara rutin dalam sendratari di kawasan tersebut.
Legenda Roro Jonggrang
Tak lengkap membahas Prambanan tanpa menyebut legenda Roro Jonggrang. Konon, ia adalah putri cantik yang diminta Bandung Bondowoso untuk menjadi istrinya. Untuk menolak secara halus, Roro Jonggrang memberi syarat mustahil: membangun seribu candi dalam semalam.
Dengan bantuan makhluk halus, hampir seluruh candi berhasil dibangun. Namun sang putri menggagalkan upaya tersebut dengan menyalakan api dan membuat suasana seolah fajar telah tiba. Murka karena ditipu, Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca batu, yang dipercaya sebagai arca Dewi Durga di salah satu bilik candi.
Cerita Mistis yang Beredar
Sebagian pengunjung mengaku mencium aroma melati tiba-tiba saat memasuki area tertentu, terutama menjelang senja. Ada pula yang merasa diawasi ketika berada di sekitar arca Durga yang dikaitkan dengan sosok Roro Jonggrang.
Warga sekitar juga memiliki kepercayaan bahwa berkata sembarangan atau bersikap tidak sopan di kawasan candi dapat mendatangkan hal-hal tak diinginkan. Meski belum pernah terbukti secara ilmiah, cerita tersebut menjadi bagian dari kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.
Antara Wisata dan Kepercayaan
Kini, Candi Prambanan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia dan telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO. Ribuan wisatawan datang setiap tahun untuk menikmati kemegahan sejarahnya.
Terlepas dari kisah mistis yang berkembang, Prambanan tetap berdiri sebagai simbol kejayaan peradaban masa lampau sekaligus ruang hidupnya legenda yang tak lekang oleh waktu. (Sel)










