Jakarta | Mata Lensa Online.com
Lubang Buaya adalah kawasan di Jakarta Timur yang menjadi lokasi penting dalam peristiwa 30 September 1965. Tempat ini dikenal sebagai lokasi ditemukannya jenazah tujuh perwira TNI Angkatan Darat yang kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi.
Di area tersebut terdapat sebuah sumur tua sedalam sekitar 12 meter yang menjadi titik utama peristiwa. Jenazah para perwira ditemukan pada 3 Oktober 1965 dan selanjutnya dimakamkan secara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Beberapa perwira yang gugur antara lain:
-
Ahmad Yani
-
D.I. Panjaitan
-
S. Parman
Peristiwa di Lubang Buaya menjadi salah satu titik penting dalam perubahan politik nasional yang kemudian mengantarkan Soeharto naik ke tampuk kekuasaan menggantikan Soekarno pada masa transisi menuju Orde Baru.
Kini, di kawasan tersebut berdiri Monumen Pancasila Sakti yang diresmikan pada 1969. Monumen ini dilengkapi museum dan diorama yang menggambarkan peristiwa 1965, serta sumur tua yang dipertahankan sebagai bagian dari situs sejarah.
Lubang Buaya hingga kini menjadi tempat peringatan sekaligus simbol salah satu peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah politik Indonesia. (Supendi)










