Garut | Mata Lensa Online.com
Lembaga pendidikan nonformal kembali membuktikan kualitasnya. Sebanyak 16 siswa dari PKBM Miftahussaadah 2 dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan ditempatkan pada instansi lingkungan hidup.
Dari jumlah tersebut, 11 orang merupakan perempuan dan 5 orang laki-laki, sebuah capaian yang menunjukkan tingginya partisipasi serta daya saing perempuan lulusan pendidikan kesetaraan dalam sektor pelayanan publik.
PKBM Miftahussaadah 2 sendiri berlokasi di Kecamatan Garut Kota, Kelurahan Kota Kulon, Kabupaten Garut. Keberhasilan ini dinilai sebagai prestasi luar biasa bagi lembaga pendidikan nonformal yang selama ini menjadi alternatif strategis bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan.
Kepala PKBM Miftahussaadah 2, Siti.aisah menyatakan bahwa kelulusan belasan siswanya sebagai PPPK paruh waktu merupakan hasil kerja keras warga belajar, tutor, serta sistem pembinaan yang konsisten.
“Ini membuktikan bahwa lulusan PKBM tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Mereka mampu bersaing, lolos seleksi, dan dipercaya mengisi posisi di instansi pemerintah, khususnya di bidang lingkungan hidup,” tegasnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi pemantik semangat bagi warga belajar lainnya, sekaligus menghapus stigma negatif terhadap pendidikan nonformal. Menurutnya, PKBM hadir bukan hanya memberi ijazah kesetaraan, tetapi juga membuka jalan nyata menuju peningkatan kesejahteraan dan pengabdian kepada negara.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat peran PKBM sebagai pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia yang inklusif, kompeten, dan siap kerja di Kabupaten Garut. (Hera. S)










