Bogor | Mata Lensa Online.com
Warga Kampung Angsana Legok Kondang RT 01/RW 07, Desa Cibeber II, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan penuh khidmat dan antusias.
Isra Mi’raj merupakan peristiwa besar dalam sejarah Islam, yaitu mukjizat Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu. Peristiwa ini menjadi penguat iman, pengingat kebesaran Allah SWT, serta sarat dengan hikmah spiritual bagi umat Islam.
Peringatan Isra Mi’raj di Kampung Angsana Legok Kondang tahun ini mengusung tema “Isra Mi’raj: Jadikan Salat sebagai Cahaya Kehidupan.” Acara diisi dengan pengajian dan tausiah dari sejumlah mubalig, di antaranya:
KH. Zein Rohmat Nurkholid (Ustaz Cepot Muda) asal Sukabumi
KH. Agus Burhanudin Afandi (Qori Internasional)
Ustaz Adik Solahudin (Pimpinan Ponpes Tarbiyatul Muthaalim)
Ustaz Dadang Jailani (Pimpinan Ponpes Darul Fathonah)
Ustaz Ujang Ridwan (Ketua MUI Desa Cibeber II sekaligus Pimpinan Ponpes Nurul Huda)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cibeber II Suwarjo, yang akrab disapa Kades Jojon, Babinkamtibmas, Babinsa, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.
Ketua Panitia, Sahi Abdurahman, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj rutin dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi yang bergantian. Seluruh pembiayaan acara bersumber dari swadaya masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menambah wawasan keagamaan, khususnya bagi para pemuda-pemudi serta masyarakat Desa Cibeber II,” ujar Sahi Abdurahman.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cibeber II Suwarjo (Jojon) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga yang telah bekerja sama sehingga acara dapat terselenggara dengan sukses tanpa ekses.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama-sama membangun Desa Cibeber II yang kita cintai ini sesuai dengan aturan yang berlaku di Pemerintah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam tausiahnya, KH. Zein Rohmat Nurkholid (Ustaz Cepot Muda) mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga dan tidak meninggalkan salat lima waktu. Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj sejatinya adalah pengingat atas kewajiban utama umat Islam, yaitu salat.
Di akhir acara, salah satu panitia bernama Mo’ong mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas soliditas panitia dan masyarakat. “Alhamdulillah, berkat kerja sama dan saling bahu-membahu, acara Isra Mi’raj ini berjalan kondusif dan sukses,” ujarnya.
Penulis: Habib








