Halwan Fauzi Resmi Jadi Ketua KNPI Kecamatan Leuwiliang, Langkah Awal: Konsolidasi Internal dan Penguatan Jaringan

banner 468x60

Bogor | Mata Lensa Online.com

Musyawarah Kecamatan (Muscam) Komite Nasional Pemuda Pancasila (KNPI) Leuwiliang resmi menetapkan Halwan Fauzi, S.I.Kom, sebagai Ketua KNPI Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, periode 2026–2029. Acara tersebut diselenggarakan di gedung Aula Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada hari Kamis, 15 Januari 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua KNPI Jawa Barat Ridwansyah Yusup, Ketua DPD Kabupaten Bogor Wahyu Chaniago, Wakil Ketua DPD KNPI Haris, Ketua SC Arouf Akbar, Ketua DC Wilayah IV Imam Sunandar, dan unsur Forkopimcam Kecamatan Leuwiliang. Dengan moto “Speed, Smart, Solid”, proses pemilihan Ketua DPK KNPI Kecamatan Leuwiliang dilakukan secara terbuka dan demokratis. Seluruh peserta yang memiliki hak suara menggunakan hak pilihnya secara tertib.

Dalam sambutannya, Camat Leuwiliang yang diwakili oleh Abah Endang mantan Ketua KNPI dan aktivis di Kecamatan Leuwiliang pada tahun 2003 sampai 2010 menyampaikan harapannya. Ia berharap proses pemilihan Ketua DPK KNPI Kecamatan Leuwiliang berjalan dengan baik dan lancar. Siapapun yang terpilih, ia menegaskan, akan didukung bersama-sama. Selanjutnya, pengurus KNPI Leuwiliang beserta jajarannya diharapkan berkolaborasi dengan Muspika kecamatan untuk bersama-sama memajukan Leuwiliang.

“Jangan mudah terpropokasi dan diadu domba. Siapa lagi yang mengharumkan dan memajukan Leuwiliang kalau bukan anak-anak muda? Maka dari itu, anak muda yang ada di Kecamatan Leuwiliang harus terus berkarya, berinovasi, dan berkreasi dalam berbagai kegiatan yang positif. Mari kita jadikan Kecamatan Leuwiliang bersinar dan gemilang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KNPI terpilih Halwan Fauzi mengatakan bahwa Leuwiliang adalah salah satu daerah tersibuk, menjadi pusat perekonomian dan keramaian di wilayah Bogor Barat, dengan pasar yang standar SNI, rumah sakit terbesar, hingga universitas yang ada di Leuwiliang. Untuk itu, langkah awal yang akan dilakukan adalah menguatkan jaringan dan konsolidasi, menghimpun kebersamaan elemen pemuda, baik yang terhimpun di dalam organisasi kepemudaan maupun komunitas yang ada.

“Kita harus bahu-membahu dan jangan sampai terpecah belah. Proses Muscam ini menjadi momentum vital untuk menyatukan kawan-kawan pemuda, merancang bagaimana ke depannya supaya Leuwiliang lebih maju. Kita bersama membangun Leuwiliang yang bersinar, tambah maju, dan beradab,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Kang Haris, berpesan bahwa momentum Musyawarah DPK KNPI Kecamatan Leuwiliang ini menjadi salah satu cara untuk menggerakkan dan membangkitkan semangat kawan-kawan pemuda yang ada di kecamatan Leuwiliang.

“Kami menghimbau agar gagasan-gagasan pemuda di Leuwiliang tidak hanya berhenti pada konteks tekstual, tapi harus direalisasikan di tengah masyarakat, terutama di tengah pemuda yang ada di kecamatan Leuwiliang. Itu yang paling penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam rangka menyongsong pemekaran Bogor Barat, termasuk Leuwiliang, dibutuhkan solidaritas, persatuan, dan kekuatan. Kunci utamanya adalah membangun kebersamaan, karena jika terpecah belah, gagasan-gagasan itu pada akhirnya tidak akan sampai pada tujuan.

Sesuai dengan yang disampaikan Ketua Umum KNPI Kabupaten Bogor, Bung Wahyudi Chaniago, tema hari ini adalah Speed, Smart, Solid. Tiga kata itu menjadi kunci ke depannya agar Kecamatan Leuwiliang lebih maju dan gemilang. (Lukman / Habib)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *