Bogor | Mata Lensa Online.com
Pengaspalan swadaya masyarakat adalah inisiatif mandiri warga untuk memperbaiki jalan dan lingkungan, menggunakan dana dan tenaga gotong royong, dengan tujuan utama meningkatkan aksesibilitas, mempercepat mobilitas ekonomi, serta mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan rusak.
Seperti halnya warga Desa Hambaro, Kampung Gunung Leutik RT 01/RW 05, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, melakukan kegiatan pembangunan jalan swadaya berupa pengaspalan hotmix pada hari Sabtu, 4 April 2026.
Pengaspalan jalan desa tersebut mencakup volume pekerjaan sepanjang 170 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,3 centimeter, dengan anggaran biaya yang dikeluarkan dari pengusaha lokal sebesar Rp 75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah), dengan pelaksana kegiatan dimotori oleh Kang Khoerul Mupit.
Ketika awak media menghubungi Khoerul Mupit, dia mengatakan bahwa perencanaan pembangunan Jalan Gunung Leutik ini merupakan hasil perencanaan yang telah disepakati melalui musyawarah bersama rekan pengusaha setempat untuk membangun infrastruktur jalan berupa pengaspalan, dan Alhamdulillah terlaksana.
“Dan kami juga berharap, dengan adanya jalan yang layak, sehingga aktivitas warga semakin lancar, perekonomian meningkat, dan mobilitas masyarakat menjadi lebih aman serta nyaman.”
Sementara di tempat yang sama, warga setempat atas nama Ust. M. Nurizjal mengucapkan terima kasih kepada donatur/pengusaha yang ada di sekitar Kampung Gunung Leutik, yang telah rela menyumbangkan hartanya demi kepentingan bersama, dan ikut pula gotong royong bersama warga sekitar.
“Dan kami juga berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan Jalan Swadaya, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (M. Luqman)










