Sastra Winara Serap Aspirasi Warga Parungpanjang, Rumah Sakit hingga Jembatan Penghubung Jadi Prioritas

banner 468x60

Kab. Bogor | Mata Lensa Online.com

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar Reses Masa Sidang III Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) V di Kantor Kecamatan Parungpanjang, Rabu (15/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari pembangunan rumah sakit, perbaikan infrastruktur jalan, pembukaan lapangan kerja, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga penanganan peredaran obat-obatan keras dan terlarang.

Menanggapi aspirasi mengenai fasilitas kesehatan, Sastra Winara mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor sebagai langkah awal menindaklanjuti usulan pembangunan rumah sakit.

“Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah pembangunan rumah sakit. Kami akan segera berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Bogor untuk menindaklanjuti usulan tersebut,” ujar Ketua DPRD Sastra winata.

Selain persoalan kesehatan, isu keamanan lingkungan juga menjadi perhatian masyarakat. Menurut Sastra, pemerintah daerah akan bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam menanggulangi maraknya peredaran obat-obatan keras dan terlarang.

“Pemerintah sangat serius menangani persoalan ini. Penanganannya akan melibatkan Polri, TNI, dan seluruh unsur terkait,” tegas sastra.

Dari kalangan tokoh agama, Ketua MUI Kecamatan Parungpanjang, Jainal Adnan, mengusulkan pembangunan gedung dakwah sebagai pusat kegiatan keagamaan di wilayah tersebut. Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan fasilitas BPJS Kesehatan bagi guru mengaji serta pimpinan pondok pesantren.

“Kami berharap ada pembangunan gedung dakwah di Kecamatan Parungpanjang. Selain itu, kami juga mengusulkan agar para guru ngaji dan pimpinan pondok pesantren mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Parungpanjang, Acep Humaedi, kembali mendorong percepatan pembangunan jembatan penghubung antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Desa Jagabaya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena akan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kedua daerah.

“Lokasi jembatan berada di Desa Jagabaya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tangerang. Bahkan Bupati Tangerang sudah meninjau lokasi tersebut. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera merealisasikan pembangunan jembatan itu,” ujar Acep.

Sastra menegaskan bahwa reses merupakan amanat konstitusi bagi setiap anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah.

“Reses adalah tugas konstitusional anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya menjadi catatan semata, melainkan akan diperjuangkan bersama pemerintah daerah agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya wilayah Bogor Barat. (Permadi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *