
Banjar | Mata Lensa Online.com
Inovasi kuliner terus berkembang mengikuti selera pasar, terutama di kalangan anak muda yang gemar mencoba makanan unik. Salah satu menu yang kini mulai menarik perhatian adalah perpaduan seblak dan dimsum, dua jenis makanan yang berbeda namun berhasil disatukan menjadi sajian baru dengan cita rasa khas.
Menu ini memadukan kuah seblak bercita rasa pedas gurih dengan aneka dimsum seperti siomay, dumpling, hingga crab stick yang dimasak bersama bumbu kencur dan cabai. Kombinasi tersebut menghasilkan sensasi rasa pedas, gurih, dan kenyal yang membuat banyak pelanggan penasaran untuk mencobanya.
Beberapa pelaku usaha kuliner di Kota Banjar mulai menghadirkan menu tersebut sebagai bentuk inovasi agar dapat menarik minat konsumen, khususnya generasi muda yang aktif mengikuti tren makanan di media sosial.
Salah seorang penjual mengatakan bahwa ide menu tersebut muncul dari banyaknya permintaan pelanggan yang ingin menikmati makanan pedas dengan tampilan berbeda dari biasanya.
“Anak-anak muda sekarang suka makanan yang unik. Jadi kita coba gabungkan seblak dengan dimsum, ternyata responnya bagus dan banyak yang suka,” ujarnya.
Tidak hanya menawarkan rasa yang berbeda, sajian ini juga dinilai menarik karena tampilannya yang menggugah selera. Kuah merah pedas dengan topping dimsum warna-warni membuat menu ini sering dibagikan pelanggan melalui media sosial, sehingga semakin dikenal luas.
Sejumlah pembeli mengaku tertarik mencoba karena penasaran dengan perpaduan dua makanan favorit tersebut dalam satu porsi.
“Awalnya penasaran, ternyata rasanya cocok. Pedasnya seblak berpadu sama dimsum jadi lebih nikmat,” kata salah satu pelanggan.
Hadirnya menu seblak dimsum menunjukkan kreativitas pelaku usaha kuliner lokal dalam menciptakan inovasi baru di tengah persaingan bisnis makanan yang semakin ketat. Dengan cita rasa unik dan tampilan menarik, menu ini diprediksi masih akan terus diminati oleh kalangan muda dalam beberapa waktu ke depan. (Sel)









