Festival Budaya “Seren Taun, Sidekah Bumi” di Kabuyutan Abah Sarji Cigoong Puraseda, Legenda Leluhur yang Dilestarikan

banner 468x60

Bogor | Mata Lensa Online.com

Ratusan masyarakat tumpah ruah memadati jalan untuk mengikuti Kirab Budaya dalam rangka Seren Taun di Kampung Adat Kesepuhan Cigoong, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh budaya.

Kirab budaya pada acara Sedekah Bumi diselenggarakan untuk menampilkan sekaligus melestarikan tradisi kesenian lokal Kampung Cigoong, Desa Puraseda. Festival Budaya Seren Taun di Cigoong memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya masih terpeliharanya alat musik gamelan yang telah berusia ratusan tahun dan hingga saat ini tetap dirawat dengan baik.

Alat musik gamelan tersebut dirawat oleh Abah Sarji, generasi ke-7 yang meneruskan pelestarian warisan leluhur tersebut.

Dalam acara Seren Taun atau Sidekah Bumi ini turut hadir perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, unsur Forkopimcam Kecamatan Leuwiliang, serta unsur Pemerintah Desa.

Saat awak media menghampiri tokoh adat kharismatik Abah Sarji, beliau mengatakan bahwa acara Seren Taun atau Sedekah Bumi ini merupakan tradisi yang cukup sakral dan dilaksanakan setiap tahun secara turun-temurun.

“Alhamdulillah ada perkembangan dan kemajuan. Dukungan juga dari pihak desa, kecamatan, sampai pihak kabupaten sangat antusias mendukung acara ini. Alhamdulillah Festival Budaya ini sudah diakui di pemerintahan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor,” ujar Abah Sarji.

Di tempat yang sama, Bapak Agus dari Dinas Kebudayaan Kecamatan Leuwiliang menambahkan bahwa acara Festival Budaya Seren Taun atau Sidekah Bumi ini tidak hanya sebagai hiburan rakyat, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk mengenalkan nilai-nilai luhur, sejarah, dan filosofi yang terkandung dalam budaya lokal.

“Ke depannya budaya ini harus tetap terjaga dan lestari, sekaligus menjadi identitas desa sehingga menumbuhkan rasa kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur, serta dijadikan momentum untuk mempererat tali silaturahmi,” pungkasnya. (M. Lukman)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *