Kue Apem Warisan Leluhur Masih Bertahan di Tengah Gempuran Jajanan Modern

Source Photo : Google Gemini
banner 468x60

Banjar | Mata Lensa Online.com

Di tengah maraknya jajanan modern yang terus bermunculan, keberadaan kue apem sebagai salah satu makanan tradisional warisan leluhur masih tetap bertahan di tengah masyarakat. Kue berbahan dasar tepung beras, santan, gula, dan tape singkong ini hingga kini masih diminati karena cita rasanya yang manis serta teksturnya yang lembut.

Di sejumlah pasar tradisional di Kota Banjar, kue apem masih dapat ditemukan dijual oleh pedagang yang mempertahankan cara pembuatan secara turun-temurun. Proses pembuatannya pun masih menggunakan resep lama yang diwariskan dari generasi sebelumnya agar rasa khasnya tidak berubah.

Salah seorang pembuat kue apem mengaku sudah menekuni usaha tersebut selama puluhan tahun. Menurutnya, menjaga cita rasa tradisional menjadi kunci agar kue apem tetap memiliki tempat di hati masyarakat meski harus bersaing dengan aneka makanan kekinian.

“Walaupun sekarang banyak jajanan modern, ternyata masih banyak yang mencari kue apem karena rasanya mengingatkan masa kecil,” ujarnya.

Selain sebagai camilan sehari-hari, kue apem juga memiliki nilai budaya karena sering hadir dalam berbagai acara adat dan tradisi masyarakat. Di beberapa daerah, kue apem dipercaya sebagai simbol permohonan maaf, keberkahan, dan rasa syukur.

Keberadaan kue apem saat ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih memiliki daya tarik tersendiri. Tidak sedikit generasi muda yang mulai tertarik mengenal kembali makanan khas daerah yang sarat nilai sejarah tersebut.

Dengan terus dipertahankannya resep asli dan minat masyarakat yang masih tinggi, kue apem diharapkan tetap menjadi bagian dari warisan kuliner Nusantara yang tidak tergerus oleh perkembangan zaman. (Sel)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *