Kab. Bogor | Mata Lensa Online.com
Leadership and Character Development Program menjadi bagian dari kegiatan Pelatihan Kaderisasi Pemuda PK KNPI Kecamatan Jasinga periode 2026–2029. Kegiatan tersebut digelar di GOR Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Minggu (23/8/2026).
Pelatihan ini mengusung semangat membangun generasi muda Jasinga yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan untuk menjawab berbagai tantangan di masa depan.
Kegiatan tersebut bertujuan membangun generasi muda Jasinga yang tangguh, jujur, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
Puluhan pemuda, pemudi, hingga pelajar dari berbagai wilayah di Kecamatan Jasinga berkumpul untuk mengikuti pelatihan. Mereka tidak sekadar hadir, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai berbagai persoalan nyata di lingkungan sekitar serta tantangan besar yang akan menentukan masa depan bangsa.
Ketua PK KNPI Kecamatan Jasinga, Deli Hanapi, menegaskan bahwa kegiatan kaderisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari program Woles Asih yang digelar selama bulan kemerdekaan.
“Pada minggu kedua ini, kami mengadakan pelatihan kaderisasi bagi pemuda, pemudi, dan pelajar yang ada di Kecamatan Jasinga,” ujar pria yang akrab disapa Ama Dery.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Hafiz Furqon, menyebut kaderisasi sebagai langkah penting untuk memastikan regenerasi kepemimpinan tidak terputus di tengah jalan.
Menurut Hafiz, para peserta akan terus dibina agar tidak hanya memiliki wawasan, tetapi juga karakter serta keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan.
Salah satu peserta, Ilham, pemuda Kampung Cimanggu, Desa Tegalwangi, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk belajar dan mempersiapkan diri menjadi kader KNPI yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.
“Ini menjadi bukti bahwa pemuda merupakan penentu arah bangsa. Saya merasa senang bisa mengikuti pelatihan ini dan berharap dapat menjadi kader-kader KNPI yang siap berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya. (Red. Panjaitan)










