Jasinga Bogor | Mata Lensa Online.com
Dewan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Jasinga melalui Bidang Kesehatan berkolaborasi dengan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor menggelar aksi sosial berupa sunatan massal dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Aula Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (30/08/2026).
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diikuti oleh masing-masing 50 anak berusia 4 hingga 12 tahun untuk mengikuti sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong melalui kolaborasi antara organisasi kepemudaan, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa.
Ketua PK KNPI Kecamatan Jasinga, Ama Dery, mengungkapkan bahwa khitanan massal tidak sekadar memberikan bantuan layanan kesehatan, tetapi juga merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak.
“Khitan memiliki manfaat medis yang telah banyak dibuktikan, mulai dari menjaga kebersihan organ reproduksi, menurunkan risiko infeksi, hingga membentuk perilaku hidup bersih sejak usia dini. Karena itu, kegiatan ini bukan semata-mata memenuhi tradisi atau nilai keagamaan, melainkan juga bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pembangunan kesehatan masyarakat,” ujar Ama Dery.
Sementara itu, Nurodin, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, turut menghadiri kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Nurodin menyampaikan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus dijadikan sebagai kesempatan untuk meneladani sifat Rasulullah SAW dalam kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, sikap tersebut merupakan nilai mulia yang perlu diajarkan kepada anak-anak.
“Sebisa mungkin, di mana pun kami berada dan diberi amanah, harus dijalankan dengan baik. Termasuk ketika menjadi legislatif atau menduduki posisi jabatan lainnya. Itu menjadi bagian dari refleksi dalam meneladani Rasulullah SAW,” ungkap Nurodin.
“Kerjakanlah kewajibanmu dengan tidak menghitung-hitungkan akibatnya. Jadi, memang sudah seyogianya pemuda KNPI berada di tengah masyarakat,” kata Nurodin. (Red. R. Panjaitan)










